Selasa, 27 September 2016

Shakruh

Jangan lupakan teknik dasar strategi forex

Cuma untuk sekedar pengingat ketika otak ini terlalu lelah dengan berbagai macam teknik strategi forex :)

Berikut adalah beberapa teknik dasar strategi forex yang pastinya semua trader forex harus ketahui:

Teknik Hedging
Hedging adalah suatu keadaan dimana kita membuka 2 posisi berlawanan dengan mata uang dan jumlah lot yang sama. Seringkali hedging dipergunakan jika harga berbalik arah dan trader tak ingin kerugian bertambah besar tanpa cut loss (menutup posisi tersebut meskipun rugi).
Pada umumnya, mereka menggunakan teknik ini tanpa stop loss. Istilah lain dari hedging adalah locking.
Contoh : Seorang trader open Buy EUR/USD 1 lot lalu harga bergerak tak sesuai harapan (turun) dan posisi masih floating loss (rugi mengambang) 20 point, trader tersebut dapat melakukan open Sell EUR/USD 1 lot pada mata uang yang sama sehingga kerugian tersebut dilock hanya 20 point. Meskipun harga bergerak ke arah manapun, floating loss tetap 20 point

Teknik Averaging 
Averaging adalah salah satu cara untuk meminimalkan kekalahan dengan cara membuka posisi sejenis pada level yang berbeda. Tujuan dari averaging ini adalah menggunakan rata-rata dari perbedaan level harga yang diorder untuk meminimalkan loss.
Contoh : Seorang trader open Buy EUR/USD 1 lot pada harga 2.0100, tetapi harga bergerak turun ke level 2.0000 sehingga mengalami floating loss -100 point. Trader tersebut dapat melakukan averaging dengan cara membuka posisi Buy EUR/USD 1 lot pada harga 2.0000 saat itu juga. Hal ini berarti ada 2 open posisi.
Posisi pertama floating loss -100 point. Posisi kedua 0 point. (asumsi tanpa memperhitungkan spread). Bila kemudian harga bergerak naik menuju 2.0050 maka posisi pertama floating loss -50 point, posisi kedua profit 50 point. Secara total kedua posisi tersebut impas (BEP). Ketika harga bergerak naik di atas level 2.0050.
Maka berarti trader tersebut telah profit.

Teknik Trading Scalping
Scalping yaitu suatu teknik trading di Forex yang memanfaatkan momentum pasar sewaktu bergerak datar atau zig zag (memantul-mantul secara kecil), dengan cara open dan close order dalam waktu singkat (umumnya kurang dari 5 menit) dan dalam frekuensi bertubi-tubi secara terus menerus.
Dengan harapan mengambil untung kecil-kecil tetapi dapat menghasilkan nilai yang cukup banyak akibat frekuensi yang bertubi-tubi tersebut.
Umumnya teknik scalping adalah menggunakan pair mata uang yang tidak terlalu volatile dan dilakukan di saat jam-jam pasar sedang tenang.

Teknik Martingale
Martingale yaitu suatu teknik trading yang memanfaatkan perkalian (biasanya x2), dengan harapan kemenangan di posisi yang terakhir dapat menutupi kekalahan di semua posisi kalah yang sebelumnya.
Contoh: Open Buy 0.1 lot , setelah loss maka Open baru kembali di 0.2 lot, kemudian loss maka open baru kembali di 0.4 lot, dan seterusnya hingga posisi yang terakhir mencapai profit yang dapat menutupi kerugian dari semua posisi yang sebelumnya.
Untuk penggunaan teknik martingale harus menggunakan lot awal yang kecil dan modal besar, sehingga dapat menjadikan trading anda mendekati Holy Grail, yaitu trading yang sempurna. Semakin besar modal anda dan lot awal yang semakin kecil maka semakin kuat pula ketahanan account trading anda.
Tetapi harap berhati-hati pula karena teknik martingale juga dapat mengakibatkan kerugian yang sangat fatal bila terdapat kesalahan sedikit ataupun dilakukan dengan sembarangan.


Subscribe to this Blog via Email :